Peran Hubungan Masyarakat (humas) Dalam Membangun Komunikasi Publik Internal di Kantor BPS (Badan Pusat Statistik) Aceh

Authors

  • Sariril karamah AAS Author

Keywords:

Hubungan Masyarakat, Komunikasi Publik Internal, Distorsi Pesan, Media Komunikasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Hubungan Masyarakat (Humas) dalam mengurangi distorsi pesan komunikasi internal guna meningkatkan kinerja karyawan di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, sekaligus mengkaji bentuk komunikasi internal yang digunakan dan hambatan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi Humas belum terlembagakan secara struktural, dan komunikasi internal masih dijalankan secara fungsional oleh pegawai tertentu. Upaya mengurangi distorsi pesan dilakukan melalui briefing harian, pengulangan informasi, serta koordinasi lintas unit. Namun, distorsi tetap terjadi akibat kurangnya dokumentasi kebijakan, overload informasi di grup digital, serta terbatasnya ruang umpan balik. Bentuk komunikasi internal meliputi komunikasi formal seperti nota dinas dan SIPADU, serta informal melalui WhatsApp dan aplikasi Kotak. Hambatan utama dalam komunikasi internal mencakup struktur organisasi yang belum mendukung, budaya kerja hierarkis yang menimbulkan rasa takut bertanya, dan kondisi fisik ruang kerja yang kurang nyaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa distorsi pesan bukan hanya disebabkan oleh media komunikasi, melainkan juga oleh hambatan psikologis dan kelembagaan yang belum tertangani secara sistematis. Oleh karena itu, penguatan struktur Humas dan pengembangan budaya komunikasi dua arah menjadi rekomendasi utama.

Downloads

Published

2025-10-20